Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Test Footer 1

Si Pecundang Jadi Avatar

Selasa, 17 September 2013

Hoy, gue -A. Gue pencipta blog Buku Catatan Sang Pecundang ini. Karena gue emang pecundang. Ini memang pengalaman pribadi gue. Nih yang pertama judulnya "Si Pecundang Jadi Avatar"

Dulu awal kuliah, gue adalah orang yang di pandang, di ajak kesana kemari oleh teman-teman, di baik-baikin lah ya. Ibaratnya gue tu anak emas tapi ga emas-emas banget. Ga ada yang ejek-ejek gue, ga ada yang ngejauhin gue. Bukannya gue sombong, tapi gue lumayan ganteng, pinternya dikit, bisa bergaul, periang, dan sangat senang olah raga.

Namun semuanya berubah sejak negara api menyerang!!! Negara api nya adalah orang-orang yang dibawah naungan seorang yang dulunya temen baik gue(cewek) dan sekarang menjadi musuh gara-gara hal sepele. Lu bisa bayangin kan, Gue gitu diserang sama negara api dan temen-temen gue yang dulunya baik sekarang sedikit demi sedikit ngejauhin gue dan mempersulit semua yang gue lakuin. Apalagi para laksamana si raja api ini yang memakai atribut captain Tsubasa warna merah terus menggonjlog gue. Nyesek sih iya, tapi gue ga sendiri. Ibaratnya mereka negara api, gue Avatarnya, sudah tentu ada yang namanya Katara. Katara ini cewek gue yang setia walaupun sekarang pacarnya menjadi pecundang. 


Sebut saja cewek gue itu Katara. Setuju ya? Gue Aang, dan cewek gue Katara. Nah musuh gue itu sebut saja Ozai dan antek-anteknya itu negara api.

Nih team gue

Sejak konflik antara gue dan si Ozai, dunia perkampusan gue kelam dan suram. Gue cuma punya 2 teman tambahan, sebut saja Sokka dan Toph. Nah ibaratnya kita berempat ngadepin 1 kampus. Kebayang kan edan nya gimana. Sebenernya yang punya masalah disini cuma gue. Katara, Sokka dan Toph ga ada hubungannya. Tapi mereka setia mendukung gue biar gue ga ditindas.

Entah salah gue apa yah sama negara api, padahal gue cuma punya masalah sama Ozai doang. Ini pengecut banget kan. Cuma masalah pribadi, gue dikroyok. Cuman caranya cemen banget, ga brani ngomong langsung. Pake kedok segala. Cupu banget. Untuk gue masih punya team yang bisa ngingetin gue kalau masih ada Karma. Believe in Karma (semoga ga salah).

Gue sebenernya masih ngarepin kehadiran seseorang yang kayak si Zuko. Tapi entahlah, ada atau tidak. Atau mungkin skenario dirubah dan Zuko jahatnya permanen. 

Kalau gue ceritain langsung, mungkin terlalu fullgar. Gue ga berharap kalian tau maksud dari cerita di atas. Gue cuma pengen ngingetin, "Ga selamanya lo menjadi bintang, karena bintang akan meledak. Namun jangan juga menjadi serpihan debu bintang. Tapi jadilah matahari. Walau kamu tidak lagi bersinar untuk orang yang membelakangimu, tapi kamu akan tetap dapat menyinari orang-orang yang menghadapmu dan berkata,"terima kasih matahari". Pada suatu hari, orang-orang yang membelakangimu akan berbalik dan berkata,"sinarilah aku matahari".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Most Reading

Tags

Sidebar One